BUKAN SEKEDAR AJANG KUMPUL

Sebuah kata yang semua Orang dipastikan sudah tahu maksudnya, Walaupun dengan kadar kepahaman yang berbeda. Dan sedikit bertabrakan. BUKAN SEKEDAR AJANG KUMPUL Ingin berbagi Pengetahuan Seputar Kebiasaan / Adat Istiadat, Budaya, Kesenian serta segala bentuk hal yang memiliki nilai seni.


Tata Rias Aktor Teater

Diposting oleh Joe kancil Senin, 26 September 2011 0 komentar

      Merias wajah bukan merupakan hal yang baru untuk dikenal atau dipergunakan. Sejak ribuan tahun yang lalu rias wajah sudah dikenal dan ditrapkan oleh kaum wanita khususnya, dimana setiap negara dan bangsa mempunyai ciri-ciri dan tanda-tanda ataupun standard tertentu akan arti ”cantik”. Warna-warni untuk rias wajah yang dikenal sejak zaman dulu adalah warna putih, merah dan hitam, yang diambil dari daun-daunan, kulit pohon yang ditumbuk, atau batu-batuan berwarna yang dihaluskan dan dikenakan pada wajah. 
      Nenek moyang kita mengenal cengkeh yang dibakar untuk menghitamkan alis, bubuk beras dan telur untuk bedak. Semua digunakan untuk mempercantik diri diambil dari alam sekelilingnya.
     Perkembangn zaman, manusia mulai mengenal listrik, mengenal film baik hitam putih maupun berwarna. Sesuai perkembangan zaman berkembang pula teknologi seingga warna-warni di dalam dunia rias merias juga makin meningkat, karena segala macam warna dapat diserap oleh film berwarna. Sejalan dengan itu produk kosmetik makin banyak.

Pengertian Rias Wajah
      Tata rias wajah adalah salah satu ilmu yang mempelajari tentang seni mempercantik diri sendiri atau orang lain dengan menggunakan kosmetik dengan cara menutupi atau menyamarkan bagian-bagian yang kurang semprna pada wajah maupun bagian-bagian yang sempurna atau cantik pada wajah dengan warna yang terang.

Tujuan Merias Wajah
      Tujuan merias wajah adalah untuk mempercantik diri pada umumnya, khususnya wajah agar kelihatan segar dan cantik.

Berdasarkan jenis rias, tata rias dapat diklasifikasikan menjadi 8 jenis,yaitu sebagai berikut ;
  1. Rias Jenis : Rias yang mengubah peran, misalnya peran laki-laki diubah menjadi peran wanita atau sebaliknya.
  2. Rias Bangsa : Rias yang mengubah kebangsaan seseorang, misalnya orang asia menjadi orang eropa atau sebaliknya.
  3. Rias Usia : Rias yang mengubah usia seseorang, misalnya orang muda berperan sebagai orang tua atau sebaliknya.
  4. Rias Tokoh : Rias yang membentuk tokoh tertentu yang sudah memiliki ciri fisik yang harus ditiru. Misalnya seseorang pemuda bisa berperan sebagai Superman.
  5. Rias Watak : Rias sesuai dengan watak peran. Misalnya tokoh sombong, pelacur, penjahat, dan lain-lain.
  6. Rias Temporal : Rias dibedakan karena waktu tertentu. Misalnya rias sehabis mandi, bangun tidur pesta, sekolah, dsb.
  7. Rias Aksen : Rias yang hanya memberi tekanan kepada pelaku yang mempuyai analisis sama dengan tokoh yang dibawakan.
  8. Rias Lokal : Rias yang ditentukan oleh tempat atau hal yang menimpa pesan saat itu. Misalnya rias di penjara, petani, dipasar, dsb
Prinsip-prinsip Tata Rias Wajah
      Untuk menentukan rias wajah pertama kali kita perlu mengoreksi bentuk wajah dan bagian-bagian wajah seperti mata, hidung, bibir dan bentuk alis, untuk melakukan suatu koreksi dipergunakan warna gelap dan warna terang.
      Warna gelap /shading merupakan warna bayangan memeri kesan menyamarkan, mengurangi, mencekungkan atau mengecilkan warna tersebut, adalah warna kecoklatan dan semua warna yang dicampur dengan warna hitam.
      Warna terang /tint memberi kesan menonjolkan, mengembungkan, meninggikan dan melebarkan warna tersebut adalah warna putih, silver dan lain-lain yang terang. Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan tata rias wajah :Kosmetik, Pilihlah kosmeteik yagn tepat da bermutu baik untuk mempercantik wajah anda.
  • Pembersih kulit wajah, Sebelum melakukan rias wajah kulit muka harus dalam keadaan bersih.
  • Pemilihan alas bedak, Pilihlah alas bedak yang sesuai dengan warna kulit anda.
  • Pemilihan bedak, Pilihlah bedak yang warnanya dilihat dari foundation (dasar bedak) yang digunakan, kalau dasar bedak warna gelap maka bedak dipilih warna yang setingkat lebih muda dari warna dasar bedak.
  • Pemilihan rias mata, perona bibir dan pipi, Pililah rias mata, perona bibir dan pipi yang sesuai atau serasi dengan busana.
  • Jenis kulit, Misalnya untuk kulit kering sebaliknya digunakan kosmetik yang mengandung minyak dan sebaliknya.
  • Usia, Faktor usia juga harus diperhatikan dalam tata rias wajah korektif ini sesuaikan gaya tata rias dengan wajah.
  • Waktu dan suasana, Sesuaikan tata rias wajah dengan keadaan, waktu, apakah untuk siang atau malam hari. Pakailah tata rias sederhana pada siang hari dan yang lebih tebal pada malam hari.

Berdasarkan sifatnya, tata rias diklasifikasikan menjadi 5, yaitu :
  1. Base (dasar), Rias dasar ini harus dipakai. 
  2. Foundation, Jenis alat rias ini dapat berwujud stick atau pasta.
  3. Lines, Lines ini berguna untuk memberikan batas anatomi wajah.
  4. Rouge, Rouge untuk menghidupkan bagian pipi dekat mata, tulang pipi, dagu dan kelopak
  5. Cleansing (cream), Cream pembersih ini harus ada karena secara efektif menghilangkan semua rias kita.
 sumber : http://wisatateater.blogspot.com/2011/03/tata-rias-teater.html

Teater boneka

Diposting oleh Joe kancil Rabu, 21 September 2011 3 komentar


Hm…. Sudah lama sekali rasanya fakum dari blog,, akhirnya sekarang bisa lagi buat posting lagi. Terkadang setiap saya lagi ngenet saya pengen sekali buat artikel buat blog saya,, tapi kalau ngenet di warnet rasanya tidak Afdol gak akayak di rumah sendiri… Oop… malah curhat,posting kali ini saya ingin berbagi, mengenal apa tho itu teater boneka.
Teater Boneka menjadi salah satu bentuk teater, karena penggunaan pemain bukan manusia yaitu boneka atau wayang. 
Teater boneka memiliki karakter yang khas tergantung jenis boneka yang dimainkan. Kewajiban sutradara tidak hanya mengatur pemain manusia, tetapi juga mengatur permainan boneka. Di bawah ini beberapa langkah yang bisa dikerjakan oleh sutradara yang hendak mementaskan teater boneka:
* Mampu memainkan boneka dengan baik. Banyak jenis boneka dan masing-masing membutuhkan teknik khusus dalam memperagakannya. Boneka dua dimensi seperti wayang kulit memiliki teknik memainkan berbeda dengan boneka tiga dimensi seperti wayang golek. Boneka wayang golek memiliki teknik permainan yang berbeda dengan boneka marionette yang dimainkan dengan tali. Sutradara harus bisa memainkan boneka tersebut.
* Mampu mengisi suara sesuai dengan karakter boneka. Mengisi suara sesuai karakter boneka menjadi prasyarat utama. Karakter suara harus bisa tampil secara konsisten dari awal hingga akhir pertunjukan. Biasanya seorang pemain boneka bisa membuat beberapa karakter suara yang berbeda.
* Mampu menghidupkan ekspresi boneka yang dimainkan. Memainkan boneka bisa saja dipelajari, tetapi memberikan ekspresi hidup adalah hal yang lain. Ekspresi selalu menyangkut penghayatan dan konsentrasi. Karena peran diperagakan oleh boneka, maka karakter boneka harus benar-benar melekat sehingga pengendali boneka seolah-olah bisa memberikan nafas hidup di dalamnya. Boneka yang dimainkan dengan hidup akan menarik dan tampak nyata.
* Jika pemain boneka banyak maka harus mampu mengatur adegan agar pergerakan boneka tidak saling mengganggu. Jika lakon yang dimainkan membutuhkan banyak peran, maka pengaturan adegan harus dikerjakan dengan teliti. Tempat pertunjukan teater boneka yang terbatas harus disesuaikan dengan jumlah boneka yang tampil. Selain itu, seorang pengendali biasanya hanya bisa mengendalikan maksimal dua boneka, maka penampilan boneka yang terlalu banyak jugaakan merepotkan para pengendalinya.
* Jika pemain sedikit harus memiliki kemampuan mengisi suara dengan karakter yang berbeda. Jumlah pengendali boneka yang sedikit tidak masalah asal setiap orang mampu menciptakan beberapa karakter suara. Yang terpenting dan perlu dicatat adalah setiap boneka mempunyai karakter suaranya sendiri. 
* Mampu membangun kerjasama antarpemain boneka. Dalam teater boneka kerjasama antarpemain tidak hanya menyangkut emosi, tetapi juga menyangkut hal-hal teknis.Keluar masuknya boneka di atas pentas berkaitan langsung dengan pengendali bonekanya. Oleh karena itu, pengaturan adegan boneka disesuaikan dengan kemampuan pengendali. Jika tidak ada kerjasama yang baik antarpemain (pengendali boneka), maka pergantian adegan bisa semrawut sehingga para pemain kewalahan.

Latihan Asah Akting

Diposting oleh Joe kancil Rabu, 27 Juli 2011 3 komentar

Hay teman… diantara kalian siapa yang jago akting, Mungkin semuanya saya kira jago akting semua,, Apa lagi anak cowo!! gak seru kalau tidak jago akting…, Sebenar sih..gampang_gampang susah untuk belajar akting, asal kita tahu dasarnya. Untuk itu mari kita belajar dasar dengan latihan interaktif. Latihan interaktif bertujuan mengasah keberanian akting, menghilangkan rasa risih serta membangun kekuatan mental sebagai aktor.

Ada lima tingkatan dalam latihan ini :
Pertama, salah satu peserta latihan melakukan pembicaraan, sedangkan teman-temannya menjawab serentak dengan cemoohan. Hal ini dilakukan untuk semua peserta secara begiliran pula dieejek oleh yang lainnya.

Kedua, pelatihan mengajak orang yang sedang lewat berbicara dengan ekspresi seolah-olah serius, usahakan orang tersebut percaya dengan pembicaraan kita. Kemudian tinggalkan orang itu dalam keadaan percaya apa yang kita katakan.

Menonton Imajinasi

Diposting oleh Joe kancil Senin, 25 Juli 2011 2 komentar

Pernah kan anda berimajinasi? Saat menonton sebuah pertunjukan sandiwara kerap kita terbawa kedalam suasana yang dihadirkan para aktor tanpa disadari. Sering kali tanpa disadari kita menangis saat menonton drama, apalagi saat menonton yang namanya sinetron. Bahkan sangking asyik nya mata kita mau copot mlototin itu layar TV, sampai tak berkedip…
Didalam seni pertunjukan. Kemampuan akting anak wayang yang bermain sandiwara di atas pentas menyajikan pertunjukan dengan baik memang kadang membuat kita ”terbang” ke alam mimpi dan terbuai dalam sebuah suasana ”asing” yang lepas dari kenyataan kita sebenarnya. 
Hal ini membuat sebuah drama menjadi sebuah suguhan yang menarik, selain sebuah media hiburan kerap pula menjadi media hiburan bagi para pecinta seni. khususnya seni drama.
Dibalik semua yang tersaji di atas pentas tersebut ternyata ada rahasia lain yang tersembunyi, ada sebuah proses panjang sebelum karya tersebut menjadi tontonan bagi penikmatnya. Setidaknya ada lima proses yang dilalui oleh seorang pencipta karya drama sebelum tersaji ke atas pentas yaitu proses stimulasi, proses sublimasi, proses kontemplasi, aksi kreatif dan menikmati.
Udah dulu ya sob, lain kali pasti akan saya jelaskan kelima proses tersebut !!

Asal Mula Aksara Jawa

Diposting oleh Joe kancil Minggu, 24 Juli 2011 7 komentar

Tahu apa aksara Jawa? Pernah denger dongeng Ajisaka, Menurutku, aksara Jawa itu penting banget mengingat aku adalah orang Jawa (walau cuma Jawa keturunan), aksara Jawa adalah bagian yang sangat penting dari kebudayaan Jawa. Aksara Jawa ini punya sejarahnya sendiri, legenda atau mitos gitu, yang dipercaya sebagai asal mula munculnya aksara ini. Sayangnya, ga banyak anak muda Indonesia sekarang yang peduli, apalagi tahu tentang kisah2 kayak gini yang merupakan komponen dari kebudayaan Indonesia.
Alkisah mari kita telusuri gimana to asal mulanya…..Jaman dulu, di Pulau Majethi, hidup seorang satria bernama Ajisaka. Selain ganteng, Ajisaka juga punya ilmu tinggi dan sakti. Ajisaka punya dua orang punggawa bernama Dora san Sembada. Dua orang itu sangat setia dan nurut sama Ajisaka. Suatu hari, Ajisaka ingin pergi berkelana, bertualang meninggalkan Pulau Majethi. Dora pergi menemani Ajisaka sedangkan Sembada tetap tinggal di Pulau Majethi karena Ajisaka memerintahkan Sembada untuk menjaga pusaka Ajisaka yg paling sakti. Ajisaka berpesan pada Sembada bahwa Sembada ga boleh menyerahkan pusaka itu kepada siapapun kecuali Ajisaka.

Nah, pada waktu itu di Jawa ada negara yang terkenal makmur, aman, dan damai, yang berjudul Medhangkamulan. Negara itu dipimpin oleh Prabu Dewatacengkar, raja yang berbudi luhur dan bijaksana. Seuatu hari, juru masak kerajaan tidak sengaja memotong jarinya waktu masak. Juru masak itu ga sadar bahwa potongan jarinya masuk ke hidangan yang akan disuguhkan kepada Sang Raja. Tanpa sengaja juga, jari itu termakan oleh Prabu Dewatacengkar. Ga disangka, Prabu Dewatacengkar merasa daging yang dia makan sangat lezat, kemudian ia mengutus patihnya menanyai juru masak kerajaan. Ternyata kemudian diketahui bahwa yang tadi dimakan oleh Prabu Dewatacengkar adalah daging manusia, ia memerintahkan kepada patihnya untuk menyiapkan seorang rakyatnya untuk disantap setiap harinya. Sejak itu Prabu Dewatacengkar punya hobi baru, yaitu makan danging manusia. Wataknya berubah jadi jahat dan senang melihat orang menderita. Negara itu berubah jadi negara yang sepi karena satu per satu rakyatnya dimakan oleh rajanya, ada juga rakyat yang lari menyelamatkan diri. Sang Patih bingung, karena ga ada lagi rakyat yang bisa disuguhkan kepada rajanya.Saat itulah Ajisaka bersama Dora sampe di Medhangkamulan.
Ajisaka heran melihat keadaan negara yang sunyi dan menyeramkan itu, kemudian ia mencari tahu sebabnya. Setelah tau apa yang terjadi di Medhangkamulan. Ajisaka lalu menghadap Patih, menyatakan bahwa ia sanggup menjadi santapan Sang Raja. Awalnya Sang Patih tidak mengijinkan Ajisaka yang masih muda dan (ehem..) ganteng jadi santapan Prabu Dewata cengkar, tapi Ajisaka tetep maksa sampe akhirnya dia dibawa juga untuk menghadap Prabu Dwatacengkar. Sang Prabu juga heran, kenapa orang yang masih muda dan tampan mau-mau aja jadi santapannya. Ajisaka mengajukan syarat, dia rela dimakan Sang Prabu asal dia dihadiahi tanah seluas ikat kepalanya. Selain itu, Ajisaka juga minta Prabu Dewatacengkar sendiri yang mengukur tanah tersebut. Permintaan itu dikabulkan oleh Sang Prabu. Ajisaka kemudian meminta Prabu Dewatacengkar menarik salah satu ujung ikat kepalanya. Ajaibnya, ikat kepala itu mulur terus kayak ga ada habisnya. Prabu Dewatacengkar terpaksa mundur dan mundur terus mengikuti ikat kepala itu sampe di tepi laut selatan. Ajisaka mengibaska ikat kepala tersebut, hal ini membuat Prabu Dewatacengkar terlempar ke laut. Wujud Prabu Dewatacengkar lalu berubah menjadi buaya putih, sedangkan Ajisaka menjadi raja di Medhangkamulan.
Setelah jadi raja, Ajisaka menyuruh Dora pergi ke Pulao Majethi untuk ngambil pusaka yang dijaga oleh Sembada. Sampe di Pulau Majethi, Dora menjelaskan pada Sembada bahwa dia datang atas perintah Ajisaka untuk mengambil pusaka yang dijaga Sembada. Sembada yang patuh pada pesan Ajisaka ga mau ngasih pusaka itu ke Dora. Dora memaksa agar pusaka itu diserahkan ke dia. Akhirnya dua orang itu bertarung. Karena dua-duanya sama-sama sakti, pertarungan berlangsung seru sampai mereka berdua tewas.Prabu Ajisaka mendengar kabar kematian Dora san Sembada. Dia menyesal mengingat kelalaiannya dan kesetiaan Dora dan Sembada. Untuk mengabadkan dua punggawanya itu Ajisaka menciptakan sebuah aksara yang bunyinya :
ha na ca ra ka
Ana utusan (ada utusan)
da ta sa wa la
Padha kekerengan (saling berselisih pendapat)
pa dha ja ya nya
Padha digdayané (sama-sama sakti)
ma ga ba tha nga
Padha dadi bathangé (sama-sama mejadi mayat)

Jacinto Benavente Biografi

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 23 Juli 2011 0 komentar

Jacinto Benavente (1866-1954), anak seorang dokter anak terkenal, lahir di Madrid. Ia belajar hukum, tetapi ketika ayahnya meninggal dan meninggalkannya dengan pendapatan yang nyaman, ia meninggalkan studinya dan bepergian secara luas di Perancis, Inggris, dan Rusia.Setelah kembali ke Spanyol ia diedit, dan memberikan kontribusi, beberapa surat kabar dan jurnal. Ia menerbitkan kumpulan puisi (1893) dan mencapai beberapa ketenaran dengan Cartas de Mujeres (1892-1893) [Surat Perempuan], serangkaian surat perempuan, yang diikuti oleh seri lain pada tahun 1902.
Surat-surat memberikan Benavente reputasi sebagai penata brilian. Karirnya sebagai dramawan yang dimulai pada tahun 1892 dengan koleksi bermain di bawah judul «The Fantastic Teater», namun kesuksesan pertama adalah El nido ajeno (1894) [lain Sarang] dan Gente conocida (1896) [High Society], sindiran sebuah masyarakat Madrid.

Benavente's memainkan menangani semua strata kehidupan, mereka berdua serius dan komik, realistis dan fantastis, tetapi terutama sebagai penulis komedi tata krama dan farces satu babak yang ia membuat namanya. komedi-Nya biasanya berlangsung di Madrid atau di Moraleda, sebuah kota provinsi imajiner di Castile.
Bahwa dalam memainkan Benavente sebelumnya telah terutama tertarik dalam memberikan potret setia masyarakat, bekerja di kemudian hari menunjukkan keprihatinan yang semakin meningkat atas struktur dramatis ketat
Benavente terkenal karena bermain seperti La Gobernadora (1901) [Gubernur's Wife], Rosas de otoño (1905) [musim gugur Roses], dan terutama Señora ama (1908) [The Lady DPR] dan La Malquerida (1913) [The Salah Loved], dua drama psikologis yang terjadi dalam suasana pedesaan.
Los intereses creado (1907) [Obligasi Bunga] telah berulang kali disebut karya Benavente, dan itu tentu, dari semua memainkan nya, salah satu yang paling sering terlihat di atas panggung. Sebuah catatan pengunduran diri ironis menandai alegori halus bermain ini, tesis yang menegaskan perlunya jahat.
Sebutkan juga harus terbuat dari Hijos bermain, padres de sus padres [Sons, Bapa mereka Orangtua], yang muncul pada tahun kematian Benavente's. memainkan Nya dikumpulkan diterbitkan dalam sepuluh volume antara tahun 1941 dan 1955.

Ekspresi Wajah atau Mimik

Diposting oleh Joe kancil Kamis, 21 Juli 2011 1 komentar

       Ekspresi wajah atau mimik adalah hasil dari satu atau lebih gerakan atau posisi otot pada wajah. Ekspresi wajah merupakan salah satu bentuk komunikasi nonverbal, dan dapat menyampaikan keadaan emosi dari seseorang kepada orang yang mengamatinya. Ekspresi wajah merupakan salah satu cara penting dalam menyampaikan pesan sosial dalam kehidupan manusia, namun juga terjadi pada mamalia lain dan beberapa spesies hewan lainnya.
        Manusia dapat mengalami ekspresi wajah tertentu secara sengaja, tapi umumnya ekspresi wajah dialami secara tidak sengaja akibat perasaan atau emosi manusia tersebut. Biasanya amat sulit untuk menyembunyikan perasaan atau emosi tertentu dari wajah, walaupun banyak orang yang merasa amat ingin melakukannya. Misalnya, orang yang mencoba menyembunyikan perasaan bencinya terhadap seseorang, pada saat tertentu tanpa sengaja akan menunjukkan perasaannya tersebut di wajahnya, walaupun ia berusaha menunjukkan ekspresi netral. Hubungan perasaan dan ekspresi wajah juga dapat berjalan sebaliknya, pengamatan menunjukkan bahwa melakukan ekspresi wajah tertentu dengan sengaja (misalnya: tersenyum), dapat memengaruhi atau menyebabkan perasaan terkait benar-benar terjadi.
       Sebagian ekspresi wajah dapat diketahui maksudnya dengan mudah, bahkan oleh anggota spesies yang berbeda, misalnya kemarahan dan kepuasan. Namun, beberapa ekspresi lainnya sulit diartikan, misalnya ketakutan dan kejijikan kadang sulit dibedakan. Selain itu, kadang-kadang suatu wajah dapat disalahartikan mengalami emosi tertentu, karena susunan otot-otot wajah orang tersebut secara alami menyerupai wajah seseorang yang mengalami ekspresi tertentu, misalnya wajah seseorang yang tampak selalu tersenyum.

Wanita - Wanita Charlie Chaplin

Diposting oleh Joe kancil Selasa, 19 Juli 2011 2 komentar


        Siapa yang tidak mau seperti tokoh ini…. Udah tenar,di kelilingi cewek – cewek cantik lagi,, Ya dia adalah Sir Charles Spencer Chaplin, Jr. KBE  atau yang lebih di kenal dengan mana Charlie Chaplin.kalau saya sebelumnya sudah menginggung siapa sosok Charlie Chaplin / Biografi Charlie Chaplin. Kini saatnya mengenal lebih dalam dalam lagi, Siapa sih wanita-wanita Charlie Chaplin. Berikut wanita – wanita yang pernah singgah di bandara hati sang master comedian  itu :


Hetty Kelly

Cinta pertama Chaplin adalah pada Hetty, penari yang ditemuinya di London ketika Hetty masih berusia 15 tahun dan Chaplin 19 tahun. Chaplin tergila-gila dan melamarnya, tapi ditolak. Chaplin memutuskan keduanya untuk tidak saling berjumpa lagi, walaupun keputusan ini membuat hatinya hancur. Hetty tewas menjadi korban epidemi influenza tahun 1918.

Warkop DKI

Diposting oleh Joe kancil Minggu, 17 Juli 2011 0 komentar

Warkop atau sebelumnya Warkop Prambors, juga kemudian dikenal sebagai Trio DKI adalah grup lawak yang dibentuk oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Jakarta sedangkan Indro kuliah di Universitas Pancasila, Jakarta. Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors. Acara lawakan setiap Jumat malam antara pukul 20.30 hingga pukul 21.15, disiarkan oleh radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias Menteng Pinggir.
Dalam acara itu, Rudi Badil dalam obrolan sering berperan sebagai Mr. James dan Bang Cholil. Indro yang berasal dari Purbalingga berperan sebagai Mastowi (Tegal), Paijo (Purbalingga), Ubai atau Ansori. Kasino yang asli Gombong perannya bermacam-macam: Mas Bei (Jawa), Acing/Acong (Tionghoa), Sanwani (Betawi) dan Buyung (Minang). Nanu yang asli Madiun sering berperan sebagai Poltak (Batak) sedangkan Dono sendiri hanya berperan sebagai Slamet (Jawa).
Awal obrolan Warkop Prambors berawal dari dedengkot radio Prambors, Temmy Lesanpura. Radio Prambors meminta Hariman Siregar, dedengkot mahasiswa UI untuk mengisi acara di Prambors. Hariman pun menunjuk Kasino dan Nanu, sang pelawak di kalangan kampus UI untuk mengisi acara ini. Ide ini pun segera didukung oleh Kasino, Nanu, dan Rudy Badil, lalu disusul oleh Dono dan Indro.
Rudy yang semula ikut Warkop saat masih siaran radio, tak berani ikut Warkop dalam melakukan lawakan panggung, karena demam panggung (stage fright). Dono pun awalnya saat manggung beberapa menit pertama mojok dulu, karena masih malu dan takut. Setelah beberapa menit, barulah Dono mulai ikut berpartisipasi dan mulai kerasan, hingga akhirnya terus menggila hingga akhir durasi lawakan. Indro adalah anggota termuda, saat anggota Warkop yang lain sudah menduduki bangku kuliah, Indro masih pelajar SMA.
Pertama kali Warkop muncul di pesta perpisahan (kalau sekarang prom nite) SMP IX yang diadakan di Hotel Indonesia. Semua personil gemetar, alias demam panggung, dan hasilnya hanya bisa dibilang lumayan saja, tidak terlalu sukses. Namun peristiwa di tahun 1976 itulah pertama kali Warkop menerima honor yang berupa uang transport sebesar Rp20.000. Uang itu dirasakan para personil Warkop besar sekali, namun akhirnya habis untuk menraktir makan teman-teman mereka. Berikutnya mereka manggung di Tropicana. Sebelum naik panggung, kembali seluruh personel komat-kamit dan panas dingin, tapi ternyata hasilnya kembali lumayan.
Baru pada acara Terminal Musikal (asuhan Mus Mualim), grup Warkop Prambors baru benar-benar lahir sebagai bintang baru dalam dunia lawak Indonesia. Acara Terminal Musikal sendiri tak hanya melahirkan Warkop tetapi juga membantu memperkenalkan grup PSP (Pancaran Sinar Petromaks), yang bertetangga dengan Warkop. Sejak itulah honor mereka mulai meroket, sekitar Rp 1.000.000 per pertunjukan atau dibagi empat orang, setiap personil mendapat no pek go ceng (Rp 250.000).
Mereka juga jadi dikenal lewat nama Dono-Kasino-Indro atau DKI (yang merupakan pelesetan dari singkatan Daerah Khusus Ibukota). Ini karena nama mereka sebelumnya Warkop Prambors memiliki konsekuensi tersendiri. Selama mereka memakai nama Warkop Prambors, maka mereka harus mengirim royalti kepada Radio Prambors sebagai pemilik nama Prambors. Maka itu kemudian mereka mengganti nama menjadi Warkop DKI, untuk menghentikan praktik upeti itu.
Dari semua personil Warkop, mungkin Dono lah yang paling intelek, walau ini agak bertolak belakang dari profil wajahnya yang 'ndeso' itu. Dono bahkan setelah lulus kuliah menjadi asisten dosen di FISIP UI tepatnya jurusan Sosiologi. Dono juga kerap menjadi pembawa acara pada acara kampus atau acara perkawinan rekan kampusnya. Kasino juga lulus dari FISIP. Selain melawak, mereka juga sempat berkecimpung di dunia pencinta alam. Hingga akhir hayatnya Nanu, Dono, dan Kasino tercatat sebagai anggota pencinta alam Mapala UI.

Tentang Gesture

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 16 Juli 2011 1 komentar

Gesture adalah sikap atau pose tubuh pemeran yang mengandung makna. Latihan gesture dapat digunakan untuk mempelajari dan melahirkan bahasa tubuh. Ada juga yang mengatakan bahwa gesture adalah bentuk komunikasi non verbal yang diciptakan oleh bagian-bagian tubuh yang dapat dikombinasikan dengan bahasa verbal. 
Bahasa tubuh dilakukan oleh seseorang terkadang tanpa disadari dan keluar mendahului bahasa verbal. Bahasa ini mendukung dan berpengaruh dalam proses komunikasi. Jika berlawanan dengan bahasa verbal akan mengurangi kekuatan komunikasi, sedangkan kalau selaras dengan bahasa verbal akan menguatkan proses komunikasi. 

Karya Seni Daur Ulang

Diposting oleh Joe kancil Rabu, 13 Juli 2011 3 komentar


Dewasa ini menjadi semakin populer di dunia untuk menyadarkan pentingnya daur ulang ekstrem. Banyak seniman menemukan cara-cara luar biasa dan kreatif untuk mengubah sampah menjadi harta karun.trus apakah anda berminat menjadi salah satu pemilik harta karun itu? Atau hanya sekedar menjadi “PABRIK SAMPAH” 
Seni Daur Ulang, merupakan kontribusi yang luar biasa tidak hanya pada dunia seni tetapi untuk dunia itu sendiri. Seniman yang menggabung-gabungkan benda daur ulang ke dalam karya seni mereka hingga berhasil menghemat jutaan benda yang tadinya terbuang sia-sia, memenuhi tanah dan mencemari bumi. Jadi kalau tidak sekarang,kapan lagi kita peduli sama sampah. La kayak apa Tho… daur ulang yang dimaksud,berikut contoh kecilnya : 

Latihan Adegan

Diposting oleh Joe kancil Selasa, 12 Juli 2011 1 komentar

       Beberapa latihan untuk melatih kemampuan beradegan dengan lawan main atau sendiri

Gerak cermin
Pemain berpasangan dan saling berhadapan. seorang menjadi cermin yang lainnya bercermin. Seakan-akan tiruan gerak seperti dalam cermin.
Gerak cermin ini untuk menghasilkan kebersamaan diperlukan gerak yang pelan dan kontinyu. 
Dimulai dari gerak tangan kemudian dilanjutkan ke anggota tubuh yang lain serta megatur level atau posisi. Setelah beberapa saat, peran berganti secara langsung. Yang menjadi cermin giliran menjadi orang yang bercermin.
Jika adegan ini berjalan dengan baik maka orang lain yang melihat akan sulit membedakan mana yang cermin dan mana orang yang bercermin.

Duduk dan berdiri
       Adegan dilakukan berpasangan. Ketentuannya adalah para pemain membuat dan menyajikan sebuah cerita dalam adegan dengan hanya bergerak. Tidak boleh mengucapkan kata atau kalimat selain hanya interjeksi dan itu jika hanya diperlukan saja.
Inti dari adegan adalah, harus ada seseorang yang berdiri dan yang duduk di kursi. Masing-masing pemain harus berusaha untuk duduk di kursi dengan cara dan strateginya tersendiri. Namun demikian adegan tetap dijalankan mulai dari awal sampai akhir sesuai tuntutan cerita yang telah ditentukan.

Pantomim

Diposting oleh Joe kancil Senin, 11 Juli 2011 0 komentar

Pantomim adalah sebuah bentuk penyajian teater yang mengutamakan gerak sebagai bahasa. Pantomim bisa juga disebut Teater gerak. Teater gerak lebih banyak membutuhkan ekspresi gerak tubuh dan mimik muka daripada wicara. 
Pesan yang tidak disampaikan secara verbal membutuhkan keahlian tersendiri untuk mengelolanya. 

Di bawah ini beberapa langkah yang bisa diambil oleh sutradara dalam menggarap teater gerak:
         Sutradara mampu mengeksplorasi dan menciptakan gerak. Simbol dan makna yang disampaikan melalui gerak harus dikerjakan dengan teliti. Jika tidak, maka maknanya akan kabur. Sutrdara harus mampu mengeksplorasi dan menciptakan gerak sesuai dengan makna pesan yang hendak disampaikan.
Memahami komposisi dan koreografi. Karena bekerja dengan gerak, maka teori komposisi dan koreografi dasar wajib dimiliki oleh sutradara. Penataan gerak tidak bisa dikerjakan dengan serampangan, harus mempertimbangkan makna pesan, suasana, dan terutama musik ilustrasinya.

Bawang Merah dan Bawang Putih

Diposting oleh Joe kancil 0 komentar

Dongeng Bawang Merah dan Bawang putih adalah cerita yang berasal dari jogyakarta. Dikisahkan bawang merah dan bawah putih adalah saudara dari bapak yang sama, namun lain Ibu. berstatus sebagai anak tiri bawang putih sering kali mendapat perlakuan semena-mena dari Ibu dan kakak tirinya,, alkisah mari kita simak bersama Ceritanya.
Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya.
Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. Semenjak ibu Bawang putih meninggal, ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Dia sering membawakan makanan, membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikahi saja ibu Bawang merah supaya Bawang putih tidak kesepian lagi. Maka ayah Bawang putih kemudian menikah dengan ibu Bawang merah. Mulanya ibu Bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada Bawang putih. Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang. Bawang putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, sementara Bawang merah dan ibunya hanya duduk-duduk saja. Tentu saja ayah Bawang putih tidak mengetahuinya, karena Bawang putih tidak pernah menceritakannya.




Translator

Pengikut

backLink

Mau Tukar Link? Copy/paste code HTML berikut ke blog anda

Bukan sekedar ajang kumpul

joe kancil Theater
Kehidupan

Free Automatic Link Free Automatic Link Web Link Exchange Kostenlose Backlink Austausch Unlimited Backlink Unlimited Backlink Free Automatic Link Unlimited Backlink Unlimited Backlink Free Backlinks PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia
free counters

pasang iklan anda