
Teater
Boneka menjadi salah satu bentuk teater, karena penggunaan pemain bukan manusia
yaitu boneka atau wayang.
Teater
boneka memiliki karakter yang khas tergantung jenis boneka yang dimainkan.
Kewajiban sutradara tidak hanya mengatur pemain manusia, tetapi juga mengatur
permainan boneka. Di
bawah ini beberapa langkah yang bisa dikerjakan oleh sutradara yang hendak
mementaskan teater boneka:
* Mampu memainkan boneka dengan baik. Banyak jenis
boneka dan masing-masing membutuhkan teknik khusus dalam memperagakannya.
Boneka dua dimensi seperti wayang kulit memiliki teknik memainkan berbeda
dengan boneka tiga dimensi seperti wayang golek. Boneka wayang golek memiliki
teknik permainan yang berbeda dengan boneka marionette yang dimainkan dengan
tali. Sutradara harus bisa memainkan boneka tersebut.
*
Mampu mengisi suara sesuai dengan karakter boneka. Mengisi suara sesuai
karakter boneka menjadi prasyarat utama. Karakter suara harus bisa tampil
secara konsisten dari awal hingga akhir pertunjukan. Biasanya seorang pemain
boneka bisa membuat beberapa karakter suara yang berbeda.
*
Mampu menghidupkan ekspresi boneka yang dimainkan. Memainkan boneka bisa saja
dipelajari, tetapi memberikan ekspresi hidup adalah hal yang lain. Ekspresi
selalu menyangkut penghayatan dan konsentrasi. Karena peran diperagakan oleh
boneka, maka karakter boneka harus benar-benar melekat sehingga pengendali
boneka seolah-olah bisa memberikan nafas hidup di dalamnya. Boneka yang
dimainkan dengan hidup akan menarik dan tampak nyata.
*
Jika pemain boneka banyak maka harus mampu mengatur adegan agar pergerakan
boneka tidak saling mengganggu. Jika lakon yang dimainkan membutuhkan banyak
peran, maka pengaturan adegan harus dikerjakan dengan teliti. Tempat
pertunjukan teater boneka yang terbatas harus disesuaikan dengan jumlah boneka
yang tampil. Selain itu, seorang pengendali biasanya hanya bisa mengendalikan
maksimal dua boneka, maka penampilan boneka yang terlalu banyak jugaakan
merepotkan para pengendalinya.
*
Jika pemain sedikit harus memiliki kemampuan mengisi suara dengan karakter yang
berbeda. Jumlah pengendali boneka yang sedikit tidak masalah asal setiap orang
mampu menciptakan beberapa karakter suara. Yang terpenting dan perlu dicatat
adalah setiap boneka mempunyai karakter suaranya sendiri.
*
Mampu membangun kerjasama antarpemain boneka. Dalam teater boneka kerjasama
antarpemain tidak hanya menyangkut emosi, tetapi juga menyangkut hal-hal
teknis.Keluar masuknya boneka di atas pentas berkaitan langsung dengan
pengendali bonekanya. Oleh karena itu, pengaturan adegan boneka disesuaikan
dengan kemampuan pengendali. Jika tidak ada kerjasama yang baik antarpemain
(pengendali boneka), maka pergantian adegan bisa semrawut sehingga para pemain
kewalahan.
teater boneka bagus ke?
banner sobat sudah saya pasang silahkan di cek
terimakasih atas kerjasamanya
Izin make gambarnya boleh ga bang