BUKAN SEKEDAR AJANG KUMPUL

Sebuah kata yang semua Orang dipastikan sudah tahu maksudnya, Walaupun dengan kadar kepahaman yang berbeda. Dan sedikit bertabrakan. BUKAN SEKEDAR AJANG KUMPUL Ingin berbagi Pengetahuan Seputar Kebiasaan / Adat Istiadat, Budaya, Kesenian serta segala bentuk hal yang memiliki nilai seni.


Tampilkan postingan dengan label Perdalaman Ilmu Seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perdalaman Ilmu Seni. Tampilkan semua postingan

Menulis drama realis

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 04 Februari 2012 1 komentar

Menulis drama realis adalah proses transformasi realita kedalam karya sastera berbentuk drama. 
Dalam menulis drama realis yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian paparan yang akan disajikan dalam karya drama dengan realita sehari-hari. 
Bila dikaitkan dengan ungkapan Sri Sultan Hamengkubuwoni X bahwa pertunjukan drama disepadankan dengan sandiwara maka drama realis adalah indikasi paling sesuai sebagai latar entrinya.
Drama realis disiapkan sebagai sandi (penanda) wara (peristiwa) yang sangat dekat dengan apa yang dilihat dan disaksikan sehari-hari.
Saat drama realis disajikan dalam sebuah pementasan maka mulai dari cerita hingga sett profertinya dirancang sebagai penanda kenyataan sehari-hari. Peristiwa yang dibangun juga tak jauh dari fenomena sehari-hari sehingga drama realis menyentuh semua kalangan apresiator dan mampu berkomunikasi dengan siapa saja bahkan orang yang tak faham seni sekalipun.
Sifat drama realis yang demikian membuat drama realis paling banyak dipentaskan.
Drama ini menjadi familiar, anak-anak yang belajar drama biasanya diperkenalkan dengan drama jenis ini. Drama realisme sendiri kadang-kadang bersifat suryalis dalam dialognya, namun dalam implemntasi drama ini tetap mengacu kepada pemahaman bersama tentang realita. 
Drama Adipus di Kolonus dianggap realisme walaupun bicara tentang dewa yang jelas-jelas suryalis. Kenyataan demikian disebabkan drama tersebut bicara soal kenyataan manusia di masanya yang meyakini Dewa-Dewi, pada arahan penampilannya drama ini sama sekali tidak memuat sesuatu yang mustahil dari pandangan penonton, semuanya disajikan secara natural dan sesuai kenyataan pada masanya. Walaupun bicara Dewa, tokoh Dewa hanya wacana tanpa pernah ada muncul dalam satu babakpun pertunjukan.
Karena drama realis merupakan kejujuran dari realita, maka seorang penulis drama realis dituntut punya banyak wawasan tentang persoalan hidup sehingga pengalaman nyata tersebut dapat menginspirasinya dalam menyajikan kenyataan kedalam bentuk karya drama. Biasanya drama realis sangat jelas dan tajam kritiknya terhadap kenyataan misalnya Rumah Boneka karya Ibsen yang nyata-nyata mempertanyakan eksistensi perkawinan yang rapuh pada masanya.

Langkah - Langkah Peran dengan Adegan

Diposting oleh Joe kancil Senin, 19 Desember 2011 3 komentar

         Kalimat dalam dialog mengandung isi pikiran dan perasaan yang perlu diekspresikan. Untuk dapat menyampaikannya diperlukan kemampuan vokal, gerak, dan imajinasi seorang pemain.

Vokal
    Hal yang perlu diperhatikan dalam vokal:
•    aksen dinamik, merupakan bagian kata atau kalimat yang diucapkan lebih keras atau diberi penekanan daripada kata atau kalimat yang lain.
•    aksen tempo, merupakan kata yang mendapat aksen tempo merupakan kata yang lebih penting daripada yang lain. Dengan penggunaan tempo lebih lambat.
•    aksen nada/ intonasi, kalimat bisa menimbulkan arti yang bebeda apabila dilagukan dengan intonasi yang berbeda.

    Imajinasi
    Imajinasi diperlukan untuk hal-hal berikut:
•    Membina klimaks, membina klimaks dengan membina perkembangan kisah atau adegan. Hal ini berpengaruh pada keasyikan penonotn menikmati pertunjukan. Perkembangan dilakukan dengan bertahap.
•    Bermain dengan hidup, dalam menghayati perannya, pemain membutuhkan imajinasi untuk memasuki dunia perannya sehingga apabila pemain dapat sungguh menikmati perannya maka akan mempengaruhi perasaan dan adegan peran.

    Gerak
    Tubuh bergerak mengikuti peran yang dimainkan, berbagai macam gerak antara lain, gerak besar (melangkah, bloking) dan gerak kecil (mengerling, komat-kamit, bernapas, dll)
motif bergerak yang baik dalam teater antara lain:
•    Alasan kewajaran, karena keadaan dan situasi peran yang menuntutnya untuk bergerak. Karena hasil imajinasi terutama.
•    Alasan kejiwaan, karena alasan perasaan/ kejiwaan. Misalnya dalam keadaan marah dengan mengepalkan tangan dan memukul sesuatu.
      Gerak juga harus disesuaikan dengan timing/ waktu untuk menguatkan dialog dan kalimat yang diucapkan dan agara tidak mengganggu dan merusak isi dan makna dialog, antara lain:
Gerak sebelum ucapan, Gerak bersama ucapan, Gerak setelah ucapan. 

sumber : -

Tata Rias Aktor Teater

Diposting oleh Joe kancil Senin, 26 September 2011 0 komentar

      Merias wajah bukan merupakan hal yang baru untuk dikenal atau dipergunakan. Sejak ribuan tahun yang lalu rias wajah sudah dikenal dan ditrapkan oleh kaum wanita khususnya, dimana setiap negara dan bangsa mempunyai ciri-ciri dan tanda-tanda ataupun standard tertentu akan arti ”cantik”. Warna-warni untuk rias wajah yang dikenal sejak zaman dulu adalah warna putih, merah dan hitam, yang diambil dari daun-daunan, kulit pohon yang ditumbuk, atau batu-batuan berwarna yang dihaluskan dan dikenakan pada wajah. 
      Nenek moyang kita mengenal cengkeh yang dibakar untuk menghitamkan alis, bubuk beras dan telur untuk bedak. Semua digunakan untuk mempercantik diri diambil dari alam sekelilingnya.
     Perkembangn zaman, manusia mulai mengenal listrik, mengenal film baik hitam putih maupun berwarna. Sesuai perkembangan zaman berkembang pula teknologi seingga warna-warni di dalam dunia rias merias juga makin meningkat, karena segala macam warna dapat diserap oleh film berwarna. Sejalan dengan itu produk kosmetik makin banyak.

Pengertian Rias Wajah
      Tata rias wajah adalah salah satu ilmu yang mempelajari tentang seni mempercantik diri sendiri atau orang lain dengan menggunakan kosmetik dengan cara menutupi atau menyamarkan bagian-bagian yang kurang semprna pada wajah maupun bagian-bagian yang sempurna atau cantik pada wajah dengan warna yang terang.

Tujuan Merias Wajah
      Tujuan merias wajah adalah untuk mempercantik diri pada umumnya, khususnya wajah agar kelihatan segar dan cantik.

Berdasarkan jenis rias, tata rias dapat diklasifikasikan menjadi 8 jenis,yaitu sebagai berikut ;
  1. Rias Jenis : Rias yang mengubah peran, misalnya peran laki-laki diubah menjadi peran wanita atau sebaliknya.
  2. Rias Bangsa : Rias yang mengubah kebangsaan seseorang, misalnya orang asia menjadi orang eropa atau sebaliknya.
  3. Rias Usia : Rias yang mengubah usia seseorang, misalnya orang muda berperan sebagai orang tua atau sebaliknya.
  4. Rias Tokoh : Rias yang membentuk tokoh tertentu yang sudah memiliki ciri fisik yang harus ditiru. Misalnya seseorang pemuda bisa berperan sebagai Superman.
  5. Rias Watak : Rias sesuai dengan watak peran. Misalnya tokoh sombong, pelacur, penjahat, dan lain-lain.
  6. Rias Temporal : Rias dibedakan karena waktu tertentu. Misalnya rias sehabis mandi, bangun tidur pesta, sekolah, dsb.
  7. Rias Aksen : Rias yang hanya memberi tekanan kepada pelaku yang mempuyai analisis sama dengan tokoh yang dibawakan.
  8. Rias Lokal : Rias yang ditentukan oleh tempat atau hal yang menimpa pesan saat itu. Misalnya rias di penjara, petani, dipasar, dsb
Prinsip-prinsip Tata Rias Wajah
      Untuk menentukan rias wajah pertama kali kita perlu mengoreksi bentuk wajah dan bagian-bagian wajah seperti mata, hidung, bibir dan bentuk alis, untuk melakukan suatu koreksi dipergunakan warna gelap dan warna terang.
      Warna gelap /shading merupakan warna bayangan memeri kesan menyamarkan, mengurangi, mencekungkan atau mengecilkan warna tersebut, adalah warna kecoklatan dan semua warna yang dicampur dengan warna hitam.
      Warna terang /tint memberi kesan menonjolkan, mengembungkan, meninggikan dan melebarkan warna tersebut adalah warna putih, silver dan lain-lain yang terang. Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan tata rias wajah :Kosmetik, Pilihlah kosmeteik yagn tepat da bermutu baik untuk mempercantik wajah anda.
  • Pembersih kulit wajah, Sebelum melakukan rias wajah kulit muka harus dalam keadaan bersih.
  • Pemilihan alas bedak, Pilihlah alas bedak yang sesuai dengan warna kulit anda.
  • Pemilihan bedak, Pilihlah bedak yang warnanya dilihat dari foundation (dasar bedak) yang digunakan, kalau dasar bedak warna gelap maka bedak dipilih warna yang setingkat lebih muda dari warna dasar bedak.
  • Pemilihan rias mata, perona bibir dan pipi, Pililah rias mata, perona bibir dan pipi yang sesuai atau serasi dengan busana.
  • Jenis kulit, Misalnya untuk kulit kering sebaliknya digunakan kosmetik yang mengandung minyak dan sebaliknya.
  • Usia, Faktor usia juga harus diperhatikan dalam tata rias wajah korektif ini sesuaikan gaya tata rias dengan wajah.
  • Waktu dan suasana, Sesuaikan tata rias wajah dengan keadaan, waktu, apakah untuk siang atau malam hari. Pakailah tata rias sederhana pada siang hari dan yang lebih tebal pada malam hari.

Berdasarkan sifatnya, tata rias diklasifikasikan menjadi 5, yaitu :
  1. Base (dasar), Rias dasar ini harus dipakai. 
  2. Foundation, Jenis alat rias ini dapat berwujud stick atau pasta.
  3. Lines, Lines ini berguna untuk memberikan batas anatomi wajah.
  4. Rouge, Rouge untuk menghidupkan bagian pipi dekat mata, tulang pipi, dagu dan kelopak
  5. Cleansing (cream), Cream pembersih ini harus ada karena secara efektif menghilangkan semua rias kita.
 sumber : http://wisatateater.blogspot.com/2011/03/tata-rias-teater.html

Teater boneka

Diposting oleh Joe kancil Rabu, 21 September 2011 3 komentar


Hm…. Sudah lama sekali rasanya fakum dari blog,, akhirnya sekarang bisa lagi buat posting lagi. Terkadang setiap saya lagi ngenet saya pengen sekali buat artikel buat blog saya,, tapi kalau ngenet di warnet rasanya tidak Afdol gak akayak di rumah sendiri… Oop… malah curhat,posting kali ini saya ingin berbagi, mengenal apa tho itu teater boneka.
Teater Boneka menjadi salah satu bentuk teater, karena penggunaan pemain bukan manusia yaitu boneka atau wayang. 
Teater boneka memiliki karakter yang khas tergantung jenis boneka yang dimainkan. Kewajiban sutradara tidak hanya mengatur pemain manusia, tetapi juga mengatur permainan boneka. Di bawah ini beberapa langkah yang bisa dikerjakan oleh sutradara yang hendak mementaskan teater boneka:
* Mampu memainkan boneka dengan baik. Banyak jenis boneka dan masing-masing membutuhkan teknik khusus dalam memperagakannya. Boneka dua dimensi seperti wayang kulit memiliki teknik memainkan berbeda dengan boneka tiga dimensi seperti wayang golek. Boneka wayang golek memiliki teknik permainan yang berbeda dengan boneka marionette yang dimainkan dengan tali. Sutradara harus bisa memainkan boneka tersebut.
* Mampu mengisi suara sesuai dengan karakter boneka. Mengisi suara sesuai karakter boneka menjadi prasyarat utama. Karakter suara harus bisa tampil secara konsisten dari awal hingga akhir pertunjukan. Biasanya seorang pemain boneka bisa membuat beberapa karakter suara yang berbeda.
* Mampu menghidupkan ekspresi boneka yang dimainkan. Memainkan boneka bisa saja dipelajari, tetapi memberikan ekspresi hidup adalah hal yang lain. Ekspresi selalu menyangkut penghayatan dan konsentrasi. Karena peran diperagakan oleh boneka, maka karakter boneka harus benar-benar melekat sehingga pengendali boneka seolah-olah bisa memberikan nafas hidup di dalamnya. Boneka yang dimainkan dengan hidup akan menarik dan tampak nyata.
* Jika pemain boneka banyak maka harus mampu mengatur adegan agar pergerakan boneka tidak saling mengganggu. Jika lakon yang dimainkan membutuhkan banyak peran, maka pengaturan adegan harus dikerjakan dengan teliti. Tempat pertunjukan teater boneka yang terbatas harus disesuaikan dengan jumlah boneka yang tampil. Selain itu, seorang pengendali biasanya hanya bisa mengendalikan maksimal dua boneka, maka penampilan boneka yang terlalu banyak jugaakan merepotkan para pengendalinya.
* Jika pemain sedikit harus memiliki kemampuan mengisi suara dengan karakter yang berbeda. Jumlah pengendali boneka yang sedikit tidak masalah asal setiap orang mampu menciptakan beberapa karakter suara. Yang terpenting dan perlu dicatat adalah setiap boneka mempunyai karakter suaranya sendiri. 
* Mampu membangun kerjasama antarpemain boneka. Dalam teater boneka kerjasama antarpemain tidak hanya menyangkut emosi, tetapi juga menyangkut hal-hal teknis.Keluar masuknya boneka di atas pentas berkaitan langsung dengan pengendali bonekanya. Oleh karena itu, pengaturan adegan boneka disesuaikan dengan kemampuan pengendali. Jika tidak ada kerjasama yang baik antarpemain (pengendali boneka), maka pergantian adegan bisa semrawut sehingga para pemain kewalahan.

Tentang Gesture

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 16 Juli 2011 1 komentar

Gesture adalah sikap atau pose tubuh pemeran yang mengandung makna. Latihan gesture dapat digunakan untuk mempelajari dan melahirkan bahasa tubuh. Ada juga yang mengatakan bahwa gesture adalah bentuk komunikasi non verbal yang diciptakan oleh bagian-bagian tubuh yang dapat dikombinasikan dengan bahasa verbal. 
Bahasa tubuh dilakukan oleh seseorang terkadang tanpa disadari dan keluar mendahului bahasa verbal. Bahasa ini mendukung dan berpengaruh dalam proses komunikasi. Jika berlawanan dengan bahasa verbal akan mengurangi kekuatan komunikasi, sedangkan kalau selaras dengan bahasa verbal akan menguatkan proses komunikasi. 

Pantomim

Diposting oleh Joe kancil Senin, 11 Juli 2011 0 komentar

Pantomim adalah sebuah bentuk penyajian teater yang mengutamakan gerak sebagai bahasa. Pantomim bisa juga disebut Teater gerak. Teater gerak lebih banyak membutuhkan ekspresi gerak tubuh dan mimik muka daripada wicara. 
Pesan yang tidak disampaikan secara verbal membutuhkan keahlian tersendiri untuk mengelolanya. 

Di bawah ini beberapa langkah yang bisa diambil oleh sutradara dalam menggarap teater gerak:
         Sutradara mampu mengeksplorasi dan menciptakan gerak. Simbol dan makna yang disampaikan melalui gerak harus dikerjakan dengan teliti. Jika tidak, maka maknanya akan kabur. Sutrdara harus mampu mengeksplorasi dan menciptakan gerak sesuai dengan makna pesan yang hendak disampaikan.
Memahami komposisi dan koreografi. Karena bekerja dengan gerak, maka teori komposisi dan koreografi dasar wajib dimiliki oleh sutradara. Penataan gerak tidak bisa dikerjakan dengan serampangan, harus mempertimbangkan makna pesan, suasana, dan terutama musik ilustrasinya.

Jenis-jenis Drama

Diposting oleh Joe kancil Jumat, 24 Juni 2011 2 komentar

        Drama adalah suatu aksi atau perbuatan (bahasa yunani). Sedangkan dramatik adalah jenis karangan yang dipertunjukkan dalan suatu tingkah laku, mimik dan perbuatan.  Sandiwara adalah sebutan lain dari drama di mana sandi adalah rahasia dan wara adalah pelajaran. Orang yang memainkan drama disebut aktor atau lakon.
        Drama menurut masanya dapat dibedakan dalam dua jenis yaitu drama baru dan drama lama.
1. Drama Baru / Drama Modern
        Drama baru adalah drama yang memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan kepada mesyarakat yang umumnya bertema kehidupan manusia sehari-hari.
2. Drama Lama / Drama Klasik
        Drama lama adalah drama khayalan yang umumnya menceritakan tentang kesaktian, kehidupan istanan atau kerajaan, kehidupan dewa-dewi, kejadian luar biasa, dan lain sebagainya.

macam-macam teater

Diposting oleh Joe kancil Selasa, 14 Juni 2011 1 komentar

       Banyak seni teater yang berkembang hingga sekarang,gaya penyajiannya pun juga berbeda dari masa ke masa… seakan akan gak mau ketinggalan dengan masa sekarang (khususnya teknlogi),, bertikut nacam-macam Teater dari masa ke masa.. antara lain…
A. Teater Yunani
Ciri-ciri teater yunani antara lain :
• Cerita Yunani kuno bersumber pada pemujaan dewa
• Tempat pementasan berbentuk melingkar, tidak ada batasan antara pemain dan penonton
• Berkembang kehidupan cultural yang gemilang merupakan titik tolak sejarah teater barat

Motivator Panggung

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 11 Juni 2011 0 komentar

       Apa itu? Motivasi merupakan faktor “dalam” yang harus dimiliki oleh seorang aktor.
       Menurut Stanislavski, motivasi harus dimulai dari Motivasi estetis, dimana dirinya mengabdi pada pentas, bukan demi publisitas dirinya, semua gerak perbuatan itu selalu mempunyai motivasi, yaitu motivasi dari gerakan sebelumnya dan motivasi untuk gerakan berikutnya.
       Peran yang kita dapatkan harus memiliki tujuan dan motivasi. Dalam keadaan bagaimanapun adalah mustahil untuk melakukan sesuatu yang secara langsung diarahkan untuk mencetuskan suatu perasaan demi perasaan itu sendiri. Kalau hal ini tidak diindahkan, maka anda tidak akan memperoleh apapun.

apa itu komedi

Diposting oleh Joe kancil Minggu, 29 Mei 2011 2 komentar

       Komedi adalah drama yang menghibur, walaupun unsur komedi bukan hal utama dalam pertunjukannya tetapi sebagai "bungkus" dan brand agar pertunjukannya lebih bisa diterima oleh semua kalangan penonton. Karena bukan rahasia apabila penonton lebih menyukai hal-hal yang lucu dari pada yang serius.
       Bisa kita lihat berbagai acara di televisi pasti banyak yang menampilkan acara bergenre komedi dan itu laris serta ratingnya tinggi. Komedi di setiap jaman memiliki bentuk dan gaya yang berbeda-beda, tetapi satu hal yang pasti adalah komedi tumbuh sesuai kebutuhan dan situasi sosial lingkungan dimana dirinya tumbuh dan berkembang.

sisi Theater

Diposting oleh Joe kancil Jumat, 06 Mei 2011 0 komentar

Teater
    Sebagai sebuah  teater di Bojonegoro, di samping mendasarkan diri pada inspirasi kreatif dan kegelisahan atas soal-soal di dalam lingkungan sosialnya, kerja-kerja Teater juga didekati dengan spirit intelektual dan lintas disiplin, berpijak pada riset dan studi atas tradisi-tradisi teater/seni pertunjukan yang telah ada, dan menempatkan dan menjajarkannya dengan model/sensibilitas dan imaji-imaji kontemporer.

Aktor Studio

 Aktor Studio merupakan program belajar keaktoran. Kurikulum aktor studio membuka kesempatan bagi pesertanya untuk mendapatkan pengetahuan yang menyeluruh dan integral tentang teater dan keaktoran melalui serangkaian lokakarya, kelas teori, dan sistem latihan yang intensif bersama fasilitator dan pengajar yang kompeten.




Translator

Pengikut

backLink

Mau Tukar Link? Copy/paste code HTML berikut ke blog anda

Bukan sekedar ajang kumpul

joe kancil Theater
Kehidupan

Free Automatic Link Free Automatic Link Web Link Exchange Kostenlose Backlink Austausch Unlimited Backlink Unlimited Backlink Free Automatic Link Unlimited Backlink Unlimited Backlink Free Backlinks PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia
free counters

pasang iklan anda