BUKAN SEKEDAR AJANG KUMPUL

Sebuah kata yang semua Orang dipastikan sudah tahu maksudnya, Walaupun dengan kadar kepahaman yang berbeda. Dan sedikit bertabrakan. BUKAN SEKEDAR AJANG KUMPUL Ingin berbagi Pengetahuan Seputar Kebiasaan / Adat Istiadat, Budaya, Kesenian serta segala bentuk hal yang memiliki nilai seni.


D'Bodors

Diposting oleh Joe kancil Kamis, 30 Juni 2011 0 komentar

       D'Bodors,,Tidak banyak grup lawak yang bisa eksis bertahun-tahun dengan bermodalkan materi tradisional, dan salah satu yang mampu bertahan adalah kelompok lawak D’Bodors yang beranggotakan Raden Achmad Yusuf Wargapranata (Abah Us Us) yang identik dengan peniti raksasa, Uyan Suryana (Yan Asmi) yang selalu membawa gitar dan Kusye (Engkus) yang bertubuh kecil namun lincah. Trio pelawak asal Sunda yang berulangkali mengisi layar TVRI ini memang sudah lama tidak aktif lagi, namun peran mereka di dunia humor tak akan pernah terlupakan.
       Ketiganya multitalenta, cerdas sekaligus menghibur namun tidak melupakan kultur Sunda yang kental. Komedi-musik yang mereka usung tak pernah lekang oleh jaman, ini dibuktikan dari penampilan-penampilan akhir mereka di tahun 2010 saat naik panggung di acara Zona Memori Metro TV. Walaupun sudah dimakan usia, mereka masih tetap sanggup mengocok perut dengan banyolan khas yang juga pernah mereka usung pada dekade 80an.

Peter Brook Biografi

Diposting oleh Joe kancil 0 komentar

       Brook lahir di London Maret 1925, anak Simon Brook dan istrinya Ida (Jansen), dua imigran Yahudi. Ia belajar di Gresham's School dan Magdalen College, Oxford. Dr Faustus adalah produksi pertama, tahun 1943 di Teater Obor di London, diikuti di Teater Chanticleer pada 1945 dengan kebangkitan The Infernal Machine. 

       Pada 1947, ia pergi ke Stratford-upon-Avon sebagai asisten sutradara di Romeo dan Juliet dan Love Lost Buruh. Dari tahun 1947 hingga 1950, ia menjadi Direktur Produksi di Royal Opera House, Covent Garden

Olah Vokal II (Artikulasi dan Getikulasi)

Diposting oleh Joe kancil Rabu, 29 Juni 2011 1 komentar

        ARTIKULASI
        Artikulasi pada teater adalah pengucapan kata melalui mulut agar terdengar dengan baik dan benar serta jelas, sehingga telinga pendengar/penonton dapat mengerti pada kata‑kata yang diucapkan.
Pada pengertian artikulasi ini dapat ditemukan beberapa sebab yang mongakibatkan terjadinya artikulasi yang kurang/tidak benar, yaitu :
·     Cacat artikulasi alam : cacat artikulasi ini dialami oleh orang yang berbicara gagap atau orang yang sulit mengucapkan salah satu konsonon, misalnya ‘r’, dan sebagainya.
·     Artikulasi jelek ini bukan disebabkan karena cacat artikulasi, melainkan terjadi sewaktu‑waktu. Hal ini sering terjadi pada pengucapan naskah/dialog.

Berlatih Eksplorasi Kata

Diposting oleh Joe kancil 0 komentar

Bicara dengan mata tertutup

Semua pemain ditutup atau memejamkan mata. Mereka dianjurkan untuk berjalan berkeliling atau berjalan sesuai kehendak hati, akan tetapi ketika bersentuhan atau bersinggungan dengan pemain lain maka mereka saling melontarkan satu kalimat secara verbal dan keras
Kalimat boleh apa saja, baik itu penggalan dialog dalam naskah, bait puisi atau apapun yang ingin dibicarakan.
      Catatan: Latihan ini sangat baik untuk melatih improvisasi dalam membentuk kalimat secara spontan. Dengan mata tertutup maka pemain tidak akan merasa malu dan canggung dalam berucap.

Joko Kendil

Diposting oleh Joe kancil Selasa, 28 Juni 2011 0 komentar

        Kendil sebutan Panci atau periuk dalam bahasa Jawa. Jaka kendil adalah jelmaan seorang pangeran dari kerajaan Ngambar Arum, jawa tengah. Yang lahir dalam keadaan cacat, konon cacat yang dialami akibat sihir dari dukun selama ia masih di dalam rahim. Kutukan tersebut bisa dimusnahkan kalau jaka bisa mempersunting seseorang yang bisa mencintai dia apa adanya.
        Untuk lebih jelasnya.mari kita simak ceritanya. Pada zaman dahulu, hiduplah seorang wanita dengan anak laki-lakinya. Anak itu mempunyai bentuk fisik yang aneh. Badannya mirip dengan periuk. Karena itulah orang menyebutkan Joko Kendil. 
        Walaupun tubuh Joko tidak normal, ibunya mencintainya apa adanya. Ia juga tak pernah menyesali nasib anaknya. Apa pun yang diminta Joko, ia selalu berusaha mengabulkannya.  Joko tumbuh sebagai anak yang bahagia. Ia dikenal sebagai anak yang jenaka. Tapi kadang-kadang Joko juga nakal. Ia sering ke pasar, lalu ia duduk di dekat pedagang. Pedagang mengira, Joko itu sebuah periuk. Sehingga ia menaruh sebagian makanannya di atas tubuh Joko. Ia juga sering menyelinap ke pesta. Orang menyangka Joko itu periuk biasa, sehingga orang itu menaruh makanan di sana. Kemudian dengan diam-diam Joko pulang dan membawa makanan untuk ibunya. 

Emile Zola Biografi

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 25 Juni 2011 0 komentar

      Émile Zola (1840-1902), penulis Prancis banyak karya berpengaruh di sekolah naturalisme sastra termasuk seri dua puluh novel yang ditulis antara 1871 dan 1893 yang mengikuti keluarga Rougon Macquart dimulai dengan The Fortune dari Rougons (1871).
      Émile Zola lahir di Paris, Perancis pada tanggal 2, April 1840 bin François Zola, seorang insinyur dan istrinya Emilie Aubert. Ia dibesarkan di Aix-en-Provence, sekarang bernama College Mignet, maka Lycée Saint Louis di Paris.
      Di bawah selat keras dari kemiskinan setelah ayahnya meninggal Zola bekerja berbagai pekerjaan administrasi.
      Dia kemudian pindah menulis kolom sastra untuk surat kabar de Cartier Villemessant's. Sebuah tanda hal-hal yang akan datang ia keras dan blak-blakan dalam kritiknya terhadap Napoleon ".. pekerjaan saya menjadi gambar seorang berangkat pemerintahan, masa aneh kegilaan manusia dan malu.Dia juga keras anti-Katolik "Peradaban tidak akan mencapai kesempurnaan sampai batu terakhir dari gereja terakhir jatuh pada imam terakhir."

Sarana Seni Sandur

Diposting oleh Joe kancil Jumat, 24 Juni 2011 0 komentar

       Seni pertunjukan Sandur adalah seni pertunjukan rakyat yang sederhana, ini dapat diketahui dari bentuk pementasannya yang hanya dilakukan di tanah lapang dan hanya memakai lampu penerangan dari obor.
Sebagai salah satu seni pertunjukan, kesenian Sandur juga memerlukan sarana dan prasarana penunjang dalam pertunjukannya. Sarana penunjang dalam pertunjukan Sandur tersebut adalah :
1. Tempat dan Sarana Pertunjukan.
       Seni pertunjukan sandur biasanya dipentaskan di tanah lapang, dibatasi pagar berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 8 x 8 meter yang biasa disebut Blabar Janur kuning, kemudian tali itu diberi hiasan lengkungan janur kuning dan digantungi aneka jajan pasar, selain itu juga terdapat ketupat dan lontong ketan atau lepet. Dua batang bambu jenis ori ditancapkan dengan ketinggian kurang lebih 10 – 12 meter, di antara bambu tersebut dipasang tali besar yang menghubungkan kedua bambu. Kedua batang bambu beserta talinya tersebut digunakan untuk adegan Kalongking.

Jenis-jenis Drama

Diposting oleh Joe kancil 2 komentar

        Drama adalah suatu aksi atau perbuatan (bahasa yunani). Sedangkan dramatik adalah jenis karangan yang dipertunjukkan dalan suatu tingkah laku, mimik dan perbuatan.  Sandiwara adalah sebutan lain dari drama di mana sandi adalah rahasia dan wara adalah pelajaran. Orang yang memainkan drama disebut aktor atau lakon.
        Drama menurut masanya dapat dibedakan dalam dua jenis yaitu drama baru dan drama lama.
1. Drama Baru / Drama Modern
        Drama baru adalah drama yang memiliki tujuan untuk memberikan pendidikan kepada mesyarakat yang umumnya bertema kehidupan manusia sehari-hari.
2. Drama Lama / Drama Klasik
        Drama lama adalah drama khayalan yang umumnya menceritakan tentang kesaktian, kehidupan istanan atau kerajaan, kehidupan dewa-dewi, kejadian luar biasa, dan lain sebagainya.

Srimulat

Diposting oleh Joe kancil Selasa, 21 Juni 2011 2 komentar

         Srimulat adalah kelompok lawak Indonesia yang didirikan oleh Teguh Slamet Rahardjo di Solo pada tahun 1950. Nama "Srimulat" sendiri diambil dari nama istri Teguh sendiri pada saat itu. Dalam perkembangannya kelompok Srimulat kemudian mendirikan cabang-cabang seperti diSurabaya, Semarang, dan Jakarta.

        Srimulat termasuk grup lawak yang cukup lama bertahan meski di tengah perjalanan karier terjadi banyak menghadapi persoalan dan bongkar pasang pemain dan hal inilah yang membuat mereka semakin matang. Jika sebelumnya hanya berpentas di gedung-gedung pertunjukan, setelah munculnya televisi swasta, masing-masing anggotanya mendadak menjadi selebritis. Grup ini bisa dikatakan merupakan satu-satunya grup lawak Indonesia yang memiliki anggota paling banyak.

Ande - Ande Lumut

Diposting oleh Joe kancil Senin, 20 Juni 2011 0 komentar

        Ande – Ande Lumut adalah nama samaran dari seorang pangeran. Pangeran itu bernama Panji Asmarabangun. Menurut masyarakat setempat pangeran menyamar demi mencari calon Istrinya yang menghilang dari Istana. Alkisah mari kita simak bersama ceritanya.

       Dahulunya, Jenggala dan Kediri berada dalam suatu wilayah bernama Kahuripan. Tapi oleh Airlangga dibagi dua karena takut terjadi perang saudara. Sebelum meninggal, Airlangga sempat berpesan, Kediri dan Jenggala harus kembali disatukan dalam suatu ikatan pernikahan antara anak Jayengnagara (Penguasa Jenggal) dan anak Jayengrana (Penguasa Kediri). Tapi pernikahan bukan berdasarkan perjodohan melainkan atas dasar suka sama suka.
Adalah Panji Asmarabangun (anak Jayengnagara) dan Sekartaji (anak Jayenggrana) secara rahasia sudah bersahabat sejak kecil. Mereka selalu menghabiskan waktu bersama dengan ditemani Simbok dan Prasanta, dua pembantu setia. Maka ketika kemudian keluarga Jayengnagara berkunjung kerumah Jayengrana, tentu saja Panji dan Sekar jadi senyum-senyum sendiri.

        INTONASI
        Seandainya pada dialog yang kita ucapkan, kita tidak   menggunakan intonasi, maka akan terasa monoton, datar dan membosankan. Yang dimaksud intonasi di sini adalah tekanan‑tekanan yang diberikan pada kata, bagian kata atau dialog. Dalam tatanan intonasi, terdapat tiga macam, yaitu :
1.   Tekanan Dinamik (keras‑lemah)
        Ucapkanlah dialog pada naskah dengan melakukan penekanan‑penekanan pada setiap kata yang memerlukan penekanan. Misainya saya pada kalimat “Saya membeli pensil iini” Perhatikan bahwa setiap tekanan memiliki arti yang berbeda.
- SAYA membeli pensil ini. (Saya, bukan orang lain)
- Saya MEMBELI pensil ini. (Membeli, bukan, menjual)
- Saya membeli PENSIL ini. (Pensil, bukan buku tulis)

Edmond Rostand Biografi

Diposting oleh Joe kancil Minggu, 19 Juni 2011 0 komentar

        Emond Eugène Yusuf Alexis Rostand mempunyai jiwa seni sejak kecil. Ia lahir pada 1 April 1868 di Marseilles, anak sulung dan anak tunggal dari keluarga sejahtera dan berbudaya. Setelah masa kecil bahagia dan pendidikan di Lycee de Marseilles, Edmond pindah ke Paris  untuk mengambil sarjana muda dan untuk belajar untuk gelar sarjana hukum. Tapi ia bertekad untuk menjadi sorang penyair dan tidak pernah hukum dipraktekkan
         Dia juga tidak kembali, kecuali untuk kunjungan singkat, ke kota asalnya Marseilles, tetapi ia tidak pernah kehilangan cintanya matahari hangat Provence. Lain pengaruh besar pada Edmond muda adalah spa Bagnères de Luchon, di Pyrenees. Di sini sebagai seorang anak ia belajar untuk mencintai alam dan pedesaan.
         Pada awalnya calon penyair berhasil sedikit. Buku pertamanya puisi, Les Musardises (1890), adalah sebuah kegagalan. Sebuah usaha awal untuk menulis dalam prosa untuk teater: sandiwara, Le Gant rouge, ditulis dengan teman dan dilakukan di Teater Cluny pada tahun 1888, juga gagal.

Keong Mas

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 18 Juni 2011 1 komentar

       Keong mas adalah sebuah dongeng yang sudah terkenal terkenal dikalangan masyarakat. Cerita ini berasal dari jawa timur.menurut kepercayaan masyarakat setempat, keong mas adalah penjelmaan dari seorang putri Raja. Yang terkena kutukan dari seorang Penyihir. Alkisah mari kita simak ceritanya.
       Di Kerajaan Daha, hiduplah dua orang putri yang sangat cantik jelita. Putri nan cantik jelita tersebut bernama Candra Kirana dan Dewi Galuh. Kedua putri Raja tersebut hidup sangat bahagia dan serba kecukupan.
       Hingga suatu hari datanglah seorang pangeran yang sangat tampan dari Kerajaan Kahuripan ke Kerajaan Daha. Pangeran tersebut bernama Raden Inu Kertapati. Maksud kedatangannya ke Kerajaan Daha adalah untuk melamar Candra Kirana. Kedatangan Raden Inu Kertapati sangat disambut baik oleh Raja Kertamarta, dan akhirnya Candra Kirana ditunangkan dengan Raden Inu Kertapati.

Doyok dan Kadir

Diposting oleh Joe kancil Jumat, 17 Juni 2011 1 komentar

        Grup lawak yang tenar pada tahun 80 hingga 90an di gawangi dengan dua pelawak kondang asal jawa timur. Ya…. Jawa timur, Doyok dan Kadir.Nah berikut biografi mereka

Doyok yang bernama asli Sudarmadji lahir di SidoarjoJawa Timur17 Agustus 1954, umur 56 tahun adalah pemeran dan pelawak Indonesia. Doyok adalah nama sebuah tokoh kartun nyeleneh sebuah koran harian pos-kota Lembergar ( lembaran bergambar) asal Indonesia yang terbit setiap hari. Tokoh doyok ini memiliki ciri gigi tonggos dan memakai blangkon dan pakaian adat jawa. Dia enerjik, lucu, kritis, dan nyeleneh serta kadang memiliki sindiran dan cukup mengena. Nah kemudian tokoh Doyok kartun ini menjadi sebuah inspirasi bagi grup lawak Doyok's Group yg terdiri dari Almarhum Mawi (senior) dan Sudarmadji sebagai Doyoknya. Doyok dikenal luas bersama Kadir dalam setiap tampil melawak. Mereka berdua pernah membintangi beberapa judul film layar lebar, setelah era film nasional mengalami era suram, Doyok beralih ke sinetron. Ia juga pernah bermain dalam acara kesenian Ketoprak di stasiun televisi swasta.

Melatih Panca Indra

Diposting oleh Joe kancil Rabu, 15 Juni 2011 1 komentar

       Manusia yang normal dikaruniai Tuhan dengan lima panca indera secara utuh. Dalam berbagai aktivitas sehari-hari menggunakan panca indera kita tersebut, baik secara sadar atau tidak. Dalam teater kita juga harus menggunakan indera kita dengan baik agar dapat memainkan suatu peran dengan baik pula.
Supaya alat-alat indera kita dapat bekerja semaksimal mungkin, tentu saja harus dilatih. Hal ini sangat perlu dalam teater untuk membantu kita dalam membentuk ekspresi. Bentuk-bentuk latihan yang dapat dilakukan, antara lain :
1 Mata
•     Duduk bersila sambil menatap suatu titik di dinding. Konsentrasi hanya pada titik tersebut.    Usahakan menatap titik tersebut tanpa berkedip, selama mungkin.

macam-macam teater

Diposting oleh Joe kancil Selasa, 14 Juni 2011 1 komentar

       Banyak seni teater yang berkembang hingga sekarang,gaya penyajiannya pun juga berbeda dari masa ke masa… seakan akan gak mau ketinggalan dengan masa sekarang (khususnya teknlogi),, bertikut nacam-macam Teater dari masa ke masa.. antara lain…
A. Teater Yunani
Ciri-ciri teater yunani antara lain :
• Cerita Yunani kuno bersumber pada pemujaan dewa
• Tempat pementasan berbentuk melingkar, tidak ada batasan antara pemain dan penonton
• Berkembang kehidupan cultural yang gemilang merupakan titik tolak sejarah teater barat

Ludruk Jawa Timur

Diposting oleh Joe kancil Minggu, 12 Juni 2011 0 komentar

       Ludruk adalah kesenian drama tradisional dari Jawa Timur. Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang di gelarkan disebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan dan lain sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.
       Dialog/monolog dalam ludruk bersifat menghibur dan membuat penontonnya tertawa, menggunakan bahasa khas Surabaya, meski kadang-kadang ada bintang tamu dari daerah lain seperti Jombang, Malang, Madura, Madiun dengan logat yang berbeda. Bahasa lugas yang digunakan pada ludruk, membuat dia mudah diserap oleh kalangan non intelek (tukang becak, peronda, sopir angkutan umum, etc).
      Sebuah pementasan ludruk biasa dimulai dengan Tari Remo dan diselingi dengan pementasan seorang tokoh yang memerakan "Pak Sakera", seorang jagoan Madura.

Motivator Panggung

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 11 Juni 2011 0 komentar

       Apa itu? Motivasi merupakan faktor “dalam” yang harus dimiliki oleh seorang aktor.
       Menurut Stanislavski, motivasi harus dimulai dari Motivasi estetis, dimana dirinya mengabdi pada pentas, bukan demi publisitas dirinya, semua gerak perbuatan itu selalu mempunyai motivasi, yaitu motivasi dari gerakan sebelumnya dan motivasi untuk gerakan berikutnya.
       Peran yang kita dapatkan harus memiliki tujuan dan motivasi. Dalam keadaan bagaimanapun adalah mustahil untuk melakukan sesuatu yang secara langsung diarahkan untuk mencetuskan suatu perasaan demi perasaan itu sendiri. Kalau hal ini tidak diindahkan, maka anda tidak akan memperoleh apapun.




Translator

Pengikut

backLink

Mau Tukar Link? Copy/paste code HTML berikut ke blog anda

Bukan sekedar ajang kumpul

joe kancil Theater
Kehidupan

Free Automatic Link Free Automatic Link Web Link Exchange Kostenlose Backlink Austausch Unlimited Backlink Unlimited Backlink Free Automatic Link Unlimited Backlink Unlimited Backlink Free Backlinks PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia

pasang iklan anda