BUKAN SEKEDAR AJANG KUMPUL

Sebuah kata yang semua Orang dipastikan sudah tahu maksudnya, Walaupun dengan kadar kepahaman yang berbeda. Dan sedikit bertabrakan. BUKAN SEKEDAR AJANG KUMPUL Ingin berbagi Pengetahuan Seputar Kebiasaan / Adat Istiadat, Budaya, Kesenian serta segala bentuk hal yang memiliki nilai seni.


Warkop DKI

Diposting oleh Joe kancil Minggu, 17 Juli 2011 0 komentar

Warkop atau sebelumnya Warkop Prambors, juga kemudian dikenal sebagai Trio DKI adalah grup lawak yang dibentuk oleh Nanu (Nanu Mulyono), Rudy (Rudy Badil), Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Jakarta sedangkan Indro kuliah di Universitas Pancasila, Jakarta. Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors. Acara lawakan setiap Jumat malam antara pukul 20.30 hingga pukul 21.15, disiarkan oleh radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias Menteng Pinggir.
Dalam acara itu, Rudi Badil dalam obrolan sering berperan sebagai Mr. James dan Bang Cholil. Indro yang berasal dari Purbalingga berperan sebagai Mastowi (Tegal), Paijo (Purbalingga), Ubai atau Ansori. Kasino yang asli Gombong perannya bermacam-macam: Mas Bei (Jawa), Acing/Acong (Tionghoa), Sanwani (Betawi) dan Buyung (Minang). Nanu yang asli Madiun sering berperan sebagai Poltak (Batak) sedangkan Dono sendiri hanya berperan sebagai Slamet (Jawa).
Awal obrolan Warkop Prambors berawal dari dedengkot radio Prambors, Temmy Lesanpura. Radio Prambors meminta Hariman Siregar, dedengkot mahasiswa UI untuk mengisi acara di Prambors. Hariman pun menunjuk Kasino dan Nanu, sang pelawak di kalangan kampus UI untuk mengisi acara ini. Ide ini pun segera didukung oleh Kasino, Nanu, dan Rudy Badil, lalu disusul oleh Dono dan Indro.
Rudy yang semula ikut Warkop saat masih siaran radio, tak berani ikut Warkop dalam melakukan lawakan panggung, karena demam panggung (stage fright). Dono pun awalnya saat manggung beberapa menit pertama mojok dulu, karena masih malu dan takut. Setelah beberapa menit, barulah Dono mulai ikut berpartisipasi dan mulai kerasan, hingga akhirnya terus menggila hingga akhir durasi lawakan. Indro adalah anggota termuda, saat anggota Warkop yang lain sudah menduduki bangku kuliah, Indro masih pelajar SMA.
Pertama kali Warkop muncul di pesta perpisahan (kalau sekarang prom nite) SMP IX yang diadakan di Hotel Indonesia. Semua personil gemetar, alias demam panggung, dan hasilnya hanya bisa dibilang lumayan saja, tidak terlalu sukses. Namun peristiwa di tahun 1976 itulah pertama kali Warkop menerima honor yang berupa uang transport sebesar Rp20.000. Uang itu dirasakan para personil Warkop besar sekali, namun akhirnya habis untuk menraktir makan teman-teman mereka. Berikutnya mereka manggung di Tropicana. Sebelum naik panggung, kembali seluruh personel komat-kamit dan panas dingin, tapi ternyata hasilnya kembali lumayan.
Baru pada acara Terminal Musikal (asuhan Mus Mualim), grup Warkop Prambors baru benar-benar lahir sebagai bintang baru dalam dunia lawak Indonesia. Acara Terminal Musikal sendiri tak hanya melahirkan Warkop tetapi juga membantu memperkenalkan grup PSP (Pancaran Sinar Petromaks), yang bertetangga dengan Warkop. Sejak itulah honor mereka mulai meroket, sekitar Rp 1.000.000 per pertunjukan atau dibagi empat orang, setiap personil mendapat no pek go ceng (Rp 250.000).
Mereka juga jadi dikenal lewat nama Dono-Kasino-Indro atau DKI (yang merupakan pelesetan dari singkatan Daerah Khusus Ibukota). Ini karena nama mereka sebelumnya Warkop Prambors memiliki konsekuensi tersendiri. Selama mereka memakai nama Warkop Prambors, maka mereka harus mengirim royalti kepada Radio Prambors sebagai pemilik nama Prambors. Maka itu kemudian mereka mengganti nama menjadi Warkop DKI, untuk menghentikan praktik upeti itu.
Dari semua personil Warkop, mungkin Dono lah yang paling intelek, walau ini agak bertolak belakang dari profil wajahnya yang 'ndeso' itu. Dono bahkan setelah lulus kuliah menjadi asisten dosen di FISIP UI tepatnya jurusan Sosiologi. Dono juga kerap menjadi pembawa acara pada acara kampus atau acara perkawinan rekan kampusnya. Kasino juga lulus dari FISIP. Selain melawak, mereka juga sempat berkecimpung di dunia pencinta alam. Hingga akhir hayatnya Nanu, Dono, dan Kasino tercatat sebagai anggota pencinta alam Mapala UI.

Tentang Gesture

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 16 Juli 2011 1 komentar

Gesture adalah sikap atau pose tubuh pemeran yang mengandung makna. Latihan gesture dapat digunakan untuk mempelajari dan melahirkan bahasa tubuh. Ada juga yang mengatakan bahwa gesture adalah bentuk komunikasi non verbal yang diciptakan oleh bagian-bagian tubuh yang dapat dikombinasikan dengan bahasa verbal. 
Bahasa tubuh dilakukan oleh seseorang terkadang tanpa disadari dan keluar mendahului bahasa verbal. Bahasa ini mendukung dan berpengaruh dalam proses komunikasi. Jika berlawanan dengan bahasa verbal akan mengurangi kekuatan komunikasi, sedangkan kalau selaras dengan bahasa verbal akan menguatkan proses komunikasi. 

Karya Seni Daur Ulang

Diposting oleh Joe kancil Rabu, 13 Juli 2011 3 komentar


Dewasa ini menjadi semakin populer di dunia untuk menyadarkan pentingnya daur ulang ekstrem. Banyak seniman menemukan cara-cara luar biasa dan kreatif untuk mengubah sampah menjadi harta karun.trus apakah anda berminat menjadi salah satu pemilik harta karun itu? Atau hanya sekedar menjadi “PABRIK SAMPAH” 
Seni Daur Ulang, merupakan kontribusi yang luar biasa tidak hanya pada dunia seni tetapi untuk dunia itu sendiri. Seniman yang menggabung-gabungkan benda daur ulang ke dalam karya seni mereka hingga berhasil menghemat jutaan benda yang tadinya terbuang sia-sia, memenuhi tanah dan mencemari bumi. Jadi kalau tidak sekarang,kapan lagi kita peduli sama sampah. La kayak apa Tho… daur ulang yang dimaksud,berikut contoh kecilnya : 

Latihan Adegan

Diposting oleh Joe kancil Selasa, 12 Juli 2011 1 komentar

       Beberapa latihan untuk melatih kemampuan beradegan dengan lawan main atau sendiri

Gerak cermin
Pemain berpasangan dan saling berhadapan. seorang menjadi cermin yang lainnya bercermin. Seakan-akan tiruan gerak seperti dalam cermin.
Gerak cermin ini untuk menghasilkan kebersamaan diperlukan gerak yang pelan dan kontinyu. 
Dimulai dari gerak tangan kemudian dilanjutkan ke anggota tubuh yang lain serta megatur level atau posisi. Setelah beberapa saat, peran berganti secara langsung. Yang menjadi cermin giliran menjadi orang yang bercermin.
Jika adegan ini berjalan dengan baik maka orang lain yang melihat akan sulit membedakan mana yang cermin dan mana orang yang bercermin.

Duduk dan berdiri
       Adegan dilakukan berpasangan. Ketentuannya adalah para pemain membuat dan menyajikan sebuah cerita dalam adegan dengan hanya bergerak. Tidak boleh mengucapkan kata atau kalimat selain hanya interjeksi dan itu jika hanya diperlukan saja.
Inti dari adegan adalah, harus ada seseorang yang berdiri dan yang duduk di kursi. Masing-masing pemain harus berusaha untuk duduk di kursi dengan cara dan strateginya tersendiri. Namun demikian adegan tetap dijalankan mulai dari awal sampai akhir sesuai tuntutan cerita yang telah ditentukan.

Pantomim

Diposting oleh Joe kancil Senin, 11 Juli 2011 0 komentar

Pantomim adalah sebuah bentuk penyajian teater yang mengutamakan gerak sebagai bahasa. Pantomim bisa juga disebut Teater gerak. Teater gerak lebih banyak membutuhkan ekspresi gerak tubuh dan mimik muka daripada wicara. 
Pesan yang tidak disampaikan secara verbal membutuhkan keahlian tersendiri untuk mengelolanya. 

Di bawah ini beberapa langkah yang bisa diambil oleh sutradara dalam menggarap teater gerak:
         Sutradara mampu mengeksplorasi dan menciptakan gerak. Simbol dan makna yang disampaikan melalui gerak harus dikerjakan dengan teliti. Jika tidak, maka maknanya akan kabur. Sutrdara harus mampu mengeksplorasi dan menciptakan gerak sesuai dengan makna pesan yang hendak disampaikan.
Memahami komposisi dan koreografi. Karena bekerja dengan gerak, maka teori komposisi dan koreografi dasar wajib dimiliki oleh sutradara. Penataan gerak tidak bisa dikerjakan dengan serampangan, harus mempertimbangkan makna pesan, suasana, dan terutama musik ilustrasinya.

Bawang Merah dan Bawang Putih

Diposting oleh Joe kancil 0 komentar

Dongeng Bawang Merah dan Bawang putih adalah cerita yang berasal dari jogyakarta. Dikisahkan bawang merah dan bawah putih adalah saudara dari bapak yang sama, namun lain Ibu. berstatus sebagai anak tiri bawang putih sering kali mendapat perlakuan semena-mena dari Ibu dan kakak tirinya,, alkisah mari kita simak bersama Ceritanya.
Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya.
Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. Semenjak ibu Bawang putih meninggal, ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Dia sering membawakan makanan, membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikahi saja ibu Bawang merah supaya Bawang putih tidak kesepian lagi. Maka ayah Bawang putih kemudian menikah dengan ibu Bawang merah. Mulanya ibu Bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada Bawang putih. Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang. Bawang putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, sementara Bawang merah dan ibunya hanya duduk-duduk saja. Tentu saja ayah Bawang putih tidak mengetahuinya, karena Bawang putih tidak pernah menceritakannya.

Pengantar Minum Racun ( PMR )

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 09 Juli 2011 1 komentar

       Orkes Moral Pengantar Minum Racun atau PMR adalah kelompok musik dangdut asal indonesia yang terkenal di akhir tahun 80-an. Mereka terdiri dari Jhonny Iskandar (vokalis), Boedi Padukone (gitar), Yuri Mahippal (mandolin + cuk), Imma Maranaan (bass), Ajie Cetti Bahadur Syah (perkusi), Harri "Muke Kapur" (mini drum), dengan pimpinan Jhonny Iskandar yang juga dikenal dengan nama aliasnya Jhonny Madu Mati Kutu. Jhonny Iskandar lebih banyak dikenal oleh masyarakat karena penampilan khasnya yang selalu nyentrik dengan kaca mata berantainya.
       Mereka membawakan lagu-lagu yang berlirik humor seperti Judul-judulan dan Bintangku Bintangmu, dan lain-lain. PMR banyak memasukkan unsur humor, maka dari itu PMR tidak salah jika disebut Dangdut Komedi. Aspek komedi ini pula yang membuat mereka mempelesetkan singkatan OM dari Orkes Melayu menjadi Orkes Madun. Mereka juga merupakan salah satu pelopor genre ini di samping OM Pancaran Sinar Petromaks (PSP). Jejak mereka juga banyak diikuti oleh band-band zaman sekarang ini seperti Pemuda Harapan Bangsa (PHB), Kornchonk Chaos, dll.

William Butler Yeats Biografi

Diposting oleh Joe kancil Kamis, 07 Juli 2011 1 komentar

William Butler Yeats (1865-1939) lahir di Dublin. Ayahnya adalah seorang pengacara dan seorang pelukis potret terkenal. Yeats dididik di London dan di Dublin, tetapi ia menghabiskan musim panas di barat Irlandia di rumah musim panas keluarga di Connaught. Karya pertamanya muncul di tahun 1887, namun dalam periode sebelumnya produksi dramatis melebihi puisinya baik dalam jumlah besar dan impor. Bersama dengan Lady Gregory ia mendirikan Teater Irlandia, yang menjadi Teater Abbey, dan menjabat sebagai kepala dramawan sampai gerakan ini diikuti oleh John Synge. Memainkannya mencerminkan ketertarikannya dengan mistik dan spiritualisme. The Countess Cathleen (1892), The Land of Heart's Desire (1894), Cathleen ni Houlihan (1902), The King's Threshold (1904), dan Deirdre (1907) adalah di antara yang paling dikenal.

Latihan Dialog

Diposting oleh Joe kancil Rabu, 06 Juli 2011 1 komentar

Latihan Dialog secara improfisasi dapat melatih kita saat kehilangan kosentrasi di atas panggung,selain itu juga bisa membantu kita dalam pengendalian emosi di panggung,, oke deh… mari kita latihan dasar Dialog secara improfisasi.

Musik dan katakan!
Semua pemain untuk berjalan dengan bebas dan santai. Lalu musik dimainkan dan semua pemain bergerak mengikuti irama musik. Ketika musik berhenti segera semua berhenti bergerak.
Terus Namun ketika musik dimainkan (oleh instruktur) semua pemain harus bergerak mengikuti irama musik yang diperdengarkan. Ketika musik dihentikan semua pemain berhenti dan pose diam mematung sesuai gerak terakhir yang dilakukan.
Ketika musik dimainkan kembali pemain bergerak atau menari mengikuti irama musik. Demikian seterusnya. Kemudian ditingkatkan dengan dialog, dialog ketika secara spontan dan bebas setelah semua berhenti bergerak atau musik berhenti. Dialog bisa berupa pernyataan, puisi dan lain sebagainya.

Charlie Chaplin Biografi

Diposting oleh Joe kancil Selasa, 05 Juli 2011 2 komentar

       Siapa yang tidak kenal dengan orang ini, tokoh komedian yang terkenal. Charlie Chaplin alias dengan nama aslinya Sir Charles Spencer Chaplin, Jr. KBE lahir di East Street, Walworth, London, 16 April1889 – meninggal di Vevey, Swiss, Swiss, 25 Desember 1977 pada umur 88 tahun, dia adalah aktor komedi Inggris yang merupakan salah satu pemeran film terkenal dalam sejarah Hollywood di era film hitam putih, sekaligus sutradara film yang sukses. Aktingnya di layar perak menjadikan Charlie Chaplin sebagai salah satu artis pantomim dan badut terbaik yang sering dijadikan panutan bagi seniman di bidang yang sama.
       Chaplin adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dan paling kreatif di era film bisu. Di dalam film-filmnya, Chaplin dikenal suka merangkap-rangkap, mulai dari peran utama, sutradara, penulis naskah, hingga pengisi ilustrasi musik.

Karya Seni Tulang Manusia

Diposting oleh Joe kancil Sabtu, 02 Juli 2011 0 komentar

Coba kalian bayangan, jika beberapa tulang manusia disusun rapi, menjadi karya seni yang cantik. Apa masih ada kesan misteri ya? Terus berminatkan anda, Untuk dipajangan di ruang tamu rumah anda. Pajangan-pajangan rumah ini adalah hasil karya Francois Robert yang menghabiskan waktunya ratusan jam untuk menghasilkan karya-karya seni ini. Oya …. Tulang-tulang yang digunakan benaran tulang manusia, sekali lagi tulang-tulang benaran, bukan tulang palsu.

TeamLo

Diposting oleh Joe kancil 0 komentar

Hahaha…. Kalau dengan dengar ini. Pingen ketawa duluan. Teamlo atau Team-lo (singkatan dari Tim Humor Solo) adalah grup band asal Solo yang menggabungkan musik dan lawak. Nama ini adalah plesetan dari timlo, makanan khas kota Solo. Personil dari band ini antara lain Wawan Bakwan dengan nama asli : Hermawan Yulianto (vokal), Pangsit Anjasmara aslinya Abdul Basyid (vokal), Benjovi nama dari Giarto, (vokal), Bobby Messakh alias Muh. Ardhi Wibowo (gitar), Dondot Kembung alias Eri Tribudiarto (bass) dan Avis Sukaesih  samaran dari Ibnu Sina (drum).
Band ini dibentuk pada tahun 1997, dengan nama awal Suku Apakah (pleseten dari Suku Apache) yang personilnya gabungan mahasiswa Universitas Sebelas Maret danUniversitas Muhammadiyah Solo. Berawal dari pentas di panggung-panggung kecil seperti sunatan, 17-an, ulang tahun, dan lain-lain, mereka mulai tampil di televisi pada tahun 2000. Nama mereka semakin melambung di tahun 2003, saat mereka menjadi bintang tamu di acara API di stasiun televisi TPI. Namun pada 2009, Ade, Kudil, Argo Jimmy bergabung dengan Teamlo untuk mengisi kekosongan vokalis Teamlo setelah ditinggal Pangsit dan Benjo.

Lutung Kasarung

Diposting oleh Joe kancil Jumat, 01 Juli 2011 0 komentar

Lutung kasarung adalah sebuah legenda yang sangat terkenal dikalangan masarakat Sunda, Jawa barat.Lutung Kasarung (artinya Lutung yang Tersesat) adalah legenda masyarakat Sunda yang menceritakan tentang perjalanan Sanghyang Guruminda dari Kahyangan yang diturunkan ke Buana Panca Tengah/Bumi dalam wujud seekor lutung (monyet berekor panjang). Dalam perjalanannya di Bumi, sang lutung bertemu dengan putri Purbasari Ayuwangi yang diusir oleh saudaranya yang pendengki, Purbararang. Lutung Kasarung adalah seekor mahkluk yang buruk rupa. Pada akhirnya ia berubah menjadi pangeran dan mengawini Purbasari, dan mereka memerintah Kerajaan Pasir Batang dan Kerajaan Cupu Mandala Ayu bersama-sama. 
Alkisah, mari kita simak ceritanya bersama. Pada jaman dahulu kala di tatar pasundan ada sebuah kerajaan yang pimpin oleh seorang raja yang bijaksana, beliau dikenal sebagai Prabu Tapak Agung.

D'Bodors

Diposting oleh Joe kancil Kamis, 30 Juni 2011 0 komentar

       D'Bodors,,Tidak banyak grup lawak yang bisa eksis bertahun-tahun dengan bermodalkan materi tradisional, dan salah satu yang mampu bertahan adalah kelompok lawak D’Bodors yang beranggotakan Raden Achmad Yusuf Wargapranata (Abah Us Us) yang identik dengan peniti raksasa, Uyan Suryana (Yan Asmi) yang selalu membawa gitar dan Kusye (Engkus) yang bertubuh kecil namun lincah. Trio pelawak asal Sunda yang berulangkali mengisi layar TVRI ini memang sudah lama tidak aktif lagi, namun peran mereka di dunia humor tak akan pernah terlupakan.
       Ketiganya multitalenta, cerdas sekaligus menghibur namun tidak melupakan kultur Sunda yang kental. Komedi-musik yang mereka usung tak pernah lekang oleh jaman, ini dibuktikan dari penampilan-penampilan akhir mereka di tahun 2010 saat naik panggung di acara Zona Memori Metro TV. Walaupun sudah dimakan usia, mereka masih tetap sanggup mengocok perut dengan banyolan khas yang juga pernah mereka usung pada dekade 80an.




Translator

Pengikut

backLink

Mau Tukar Link? Copy/paste code HTML berikut ke blog anda

Bukan sekedar ajang kumpul

joe kancil Theater
Kehidupan

Free Automatic Link Free Automatic Link Web Link Exchange Kostenlose Backlink Austausch Unlimited Backlink Unlimited Backlink Free Automatic Link Unlimited Backlink Unlimited Backlink Free Backlinks PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia
free counters

pasang iklan anda